Halaman

Selasa, 10 September 2013

SHOLAT ITU NIKMAT DAN RINGAN



Bismillahirrahmanirrahim,
Sesungguhnya mengerjakan sholat lima waktu itu sangat ringan dan nikmat, lebih lagi kalau sudah dibiasakan.
Tentang hikmat dan faidah sholat sangatlah panjang, dan jika dibukukan bisa menjadi satu buku sendiri.
Tetapi yang ingin kami jelaskan disini ialah cara mengerjakan sholat lima waktu dengan ringan.
            Jadikanlah kebiasaan yang tetap sehari-hari :
1.      Bangun tidur, sholat subuh.
2.      Istirahat kerja atau pulang sekolah, sholat dluhur.
3.      Pulang kerja ato olahraga sore, sholat ashar.
4.      Menghadapi waktu malam, sholat magrib.
5.      Sholat untuk istirahat malam atau belajar malam, sholat isya’.
Semua itu supaya dikerjakan rutin, bisa tidak usah dengan rencana seakan-akan pekerjaan yang besar.
Perhatikanlah, bahwa  sebenarnya pekerjaan kita setiap hari itu, bila dianggap sebagai pekerjaan baru akan terasa berat,lebih-lebih jika disebutkan dengan gerak-geriknya, umpama :
1.      Bangun, membuka mata.
2.      Duduk, terus berdiri.
3.      Melipat selimut.
4.      Membersihkan bekas tidur.
5.      Berjalan buang air besar atau kecil.
6.      Bersuci atau beristinjak.
7.      Mencuci muka, dll.
Kalau semua itu dikerjakan tidak seperti biasanya bisa menjadi pekerjaan yang besar dan berat. Padahal setiap orang mengerjakan tanpa dipikir terlebih dahulu, tanpa diingat-ingat dan tanpa dirasakan beratnya.
Umpama lain, akan pergi ke sekolah.
·         Mengambil dan memakai baju dalam dulu sesudah mandi,dll.
·         Mengambil dan memakai celana dengan mengancingkannya.
·         Mengambil dan memakai sepatu.
·         Memakai ikat pinggang.
·         Mengumpulkan alat-alat dan buku.
·         Melihat jadwal harian.
·         Melangkahkan kaki dan mencari teman untuk berangkat bersama.
·         Berjalan melalui jalan dan anak tangga.
·         Meletakkan buku-buku di kelas, dll.
Apabila itu semua dianggap sebagai pekerjaan akan terasa berat dan mungkin seakan-akan memakan otak dan tenaga. Padahal semua itu sama sekali tidak memakan otak dan tenaga. Maka dari itu, biasakanlah sholat lima waktu dengan baik dan tertib, insyaallah akan terasa ringan dan nikmat.

JANGAN SAMPAI TERTONGGAL ATAU MENINGGALKAN
            Sesudah bisa menjalankan sholat lima waktu dengan tertib, jangan coba untuk meninggalkan salah satu sholat lima waktu. Tidak usah menciba dan jangan meninggalkan satupun.
            Yang belum terbiasa, masih perlu mengingat waktunya, dan selalu bertanya sendiri “saya tadi sudah sholat apa belum???” begitu setiap waktu dan boleh ingat-mengingatkan antar keluarga, teman, dan siapapun. Kalau kita sudah sholat dan ada orang yang mengingatkan kita atau mengajak kita untuk sholat, tidak usah marah karena itu hanya sebatas mengingatkan dan kita wajib menjawab dengan baik-baik. Jika kita memang lupa dan ada yang mengingatkan maka bersyukurlah, dan segera mengerjakannya, karena beruntung ada yang mengingatkan.

ISILAH SHOLATMU AGAR SHOLATMU LEBIH BERFUNGSI
            Di dalam sholat ada bersuci, berpakain, dan memilih tempat, itu semua bisa menjadi biasa dan mudah.
            Sekarang isinya: di dalam wudlu, umpamanya isilah dengan niat dan berdoa di hati, mohon bersih anggota badan kita dari dosa.
            Setelah itu sholat, isilah dengan nyawa. Artinya di dalam sholat itu betul-betul berpusat menghadap (bertawajjuh) kepada Allah SWT. Jadi di dalam sholat itu kita betul-betul mengahdap, melapor, meminta dan berdoa kepada Allah SWT. Itu semua sudah tercakup dalam bacaannya. Kalau sekiranya kita belum mengerti betul arti dari bacaannya makan yakinlah bahwa Allah pasti sudah mengerti.
           

 www.bursarasa.comwww.bursarasa.com


Berani hidup tak takut mati
Takut mati jangan hidup
Takut hidup mati saja

















Sedapat mungkin supaya sepenuh waktu sholat itu penuh isi. Paling tidak waktu takbirtul ihram kita benar-benar sedang menghadap kepada Allah SWT. Itulah makna Allahu Akbar ( Allah Maha Besar) dengan persaan selain Allah kita tinggalkan, dengan begitu kita akan sedikit demi sedikit belajar khusuk.
            Kalau sudah seperti di atas maka kita akan merasakan nikmatnya sholat. Sesudah sholat beban hati menjadi ringan, jiwa menjadi bebas dan terasa benar-benar nikmat (as sholatu hawalah).
            Bagi yang sudah merasakan nikmatnya sholat, sholat lima waktu sehari terasa kurang, maka ditambah lagi dengan melakukan sholat sunnah.
            Marilah kita berdoa semoga kita bisa menjalakan sholat dengan sebaik-baiknya, dapat merasakan nikmatnya sholat sehingga hidup kita selalu dalam ridlo Allah SWT.
Aaaaaamiin........





Tidak ada komentar:

Posting Komentar